Cara Mengatasi Ikan Gabus Hias yang Berenang Terbalik Akibat Mabuk Air

daunijo.com_ Jan-2021 Ikan hidup di dalam air kok mabuk air yang benar saja? Maksudnya air yang sudah terlalu lama tidak diganti sehingga kondisinya membuat ikan mabuk. Ini salah satu versi dari beberapa kemungkinan yang bisa terjadi dari kondisi visual yang sama. Bisa jadi sama mungkin juga berbeda dengan yang ditulis disini.

Salah satu indikasi ikan mabuk terhadap kondisi air yang jelek bisa ditandai dengan ikan kesulitan mempertahankan kondisi keseimbangan normalnya. Dengan kemungkinan gangguan pada gelembung renang, dalam kondisi ini ikan bisa mengambang dalam kondisi terbalik, perut di atas punggung di bawah.

Kondisi lain yang teramati adalah saat ikan berada di kedalaman, bagian belakang badan ikan selalu terangkat ke atas hingga miring curam dengan kepala berada di bawah.

Kondisi ini terkadang diikuti dengan kondisi kepala yang melengkung ke samping dan punggung sedikit tertekuk.

Sesekali ikan akan berusaha untuk berenang secara cepat dalam posisi normal tapi akan tampak kesulitan dan akhirnya kembali ke kondisi terbalik dekat ke permukaan air.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa dicoba untuk mengatasi ikan gabus hias yang berada dalam kondisi tersebut. Prinsip yang digunakan adalah mencegah ikan berada dalam kondisi tubuh terbalik.

Cara ini pernah dilakukan dan kebetulan cocok dengan ikan-ikan gabus hias di akuarium admin daunijo_com yang berada dalam kondisi tersebut.

-Langkah pertama lakukan pergantian air, ganti air di akuarium dengan air yang baru sisakan air lama barang 20%-30% agar ikan tidak terlalu kaget dengan air yang baru. Saat membuang air lama sekaligus lakukan sifon kotoran yang mengendap di akuarium

-Langkah kedua nyalakan aerator di akuarium.

-Langkah ketiga pisahkan ikan sakit jika masih mengambang secara terbalik saat tidak terjadi perbaikan setelah ganti air. Ikan dalam kondisi tidak fit rawan terpapar agresivitas ikan lain jika dalam kumpulan.

-Langkah keempat siapkan wadah karantina untuk menampung sementara ikan yang tidak fit ini. Pilih dengan permukaan dasar yang datar. Isi air dangkal saja sedikit lebih tinggi dari tubuh ikan, yang penting seluruh badan ikan berada di dalam air.

-Langkah kelima posisikan ikan secara normal dengan perut di bawah dan punggung di atas.

-Langkah keenam tambahkan 2-3 daun ketapang kering ke dalam wadah agar agar ikan merasa nyaman sekaligus untuk tempat sembunyi ikan.

-Langkah ketujuh diamkan sekitar 6-12 jam, jangan lupa untuk tutup wadah karantina tampungan agar ikan tidak kabur keluar.

Air yang dibuat dangkal dalam wadah bertujuan untuk mencegah badan ikan agar tidak kembali terbalik 180 derajad. Bobot ikan di dalam air yang dangkal dapat menjaga ikan agar tetap dalam posisi normal perut di bawah karena bagian perut langsung tertahan oleh dasar wadah. Hal ini tidak bisa dilakukan dalam air yang dalam, kecuali bisa juga jika diposisikan dengan tangan, tapi kan capek juga tangannya.

Setelah sekitar 6 jam terapi ini dilakukan, ambil ikan secara perlahan dan coba dimasukkan kembali ke dalam akuarium. Jika masih belum normal kembalikan lagi ikan ke dalam wadah karantina beberapa jam lagi.

Dari dua ikan yang pernah mengalami kondisi seperti ini, satu dari jenis ikan kotes (Channa gachua syn. Channa limbata) dan satu lagi dari jenis ikan peang (Channa marulioides), dua-duanya bisa kembali sehat dan berenang secara normal kembali.

Tanda ikan benar-benar sudah kembali fit salah satunya ikan sudah mulai mau makan lagi dan tentunya tidak terbalik-balik lagi.


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*