Daun Ijo

Ikuti

Cara Menanam Kangkung Rakit Apung Akuaponik Batang Bambu

Bagikan

daunijo.com- Bagi masyarakat perdesaan bambu merupakan salah satu tanaman yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain untuk keperluan bahan bangunan, bambu juga dimanfaatkan untuk membuat aneka kerajinan yang menarik. Hubungannya dengan akuaponik? Bambu dapat dimanfaatkan sebagai pengganti pipa paralon sebagai pelampung pada sistem rakit apung.

Berikut ini bahan yang perlu disediakan untuk membuat rakit apung bambu akuaponik. Satu batang bambu, beberapa wadah keranjang atau rak plastik, media tanam dan tali rafia. Bambu dipilih yang masih bagus tidak rapuh atau berlubang. Ini perlu sebab jangan sampai nanti air masuk ke dalam rongga batang karena akan mengurangi kemampuan mengapung bambu. Wadah tanam yang disediakan tergantung apa yang ada saja, bisa keranjang sampah plastik berbentuk bulat, atau rak plastik berbentuk kotak. Makin banyak media yang bisa dimuat akan semakin baik.

Potong batang bambu jadi dua sama panjang. Sesuaikan saja dengan panjang dan lebar kolam yang ada. Jika memungkinkan, ambil di masing-masing ujung potongan bambu ini setelah ruas sehingga potongan menjadi pipa yang bertutup di kedua ujungnya. Jika tidak memungkinkan, tutup saja bagian yang terbuka dengan lembaran plastik kemudian diikat erat-erat dengan karet ban.

kerangka-rakit-apung-bambu-akuaponik

Langkah berikutnya pemasangan wadah tanam. Tempatkan wadah-wadah diantara dua bambu panjang sejajar ini. Ikat tepi wadah dengan wadah dan wadah dengan bambu masing-masing di beberapa tempat agar kuat. Agar lebih mantap lagi, bisa ditambahkan dua potongan bambu pendek untuk menutup sisi lebarnya. Ikatkan juga bambu ini kuat-kuat ke pinggiran wadah. Contohnya yang sudah jadi seperti gambar berikut. Tidak ada penggunaan paku dalam aktivitas ini.

Rakit apung akuaponik dengan pelampung dari batang bambu siap diisi media tanam. Media diisi dengan tinggi dilebihkan dari muka air. Instalasi dapat siap dimasukkan ke dalam kolam. Setelah diisi rata, siram media dengan air kolam agar semua media menjadi basah. Biji kangkung siap ditebar di atas media. Setelah ditebar siram dengan air agar semua biji basah dan tutup dengan plastik. Untuk memastikan biji-biji dapat tumbuh baik, siram media setiap pagi dan sore untuk berjaga-jaga jika ada biji yang tidak terkena basahnya air kolam.

kangkung-akuaponik-rakit-bambu

Tampilan rakit apung bambu dengan tanaman kangkung dapat dilihat pada video singkat berikut ini.

Untuk kolam dengan ikan lele yang sudah cukup besar, penambahan pagar pada di sekeliling wadah tanam dapat dilakukan. Ikan lele yang kelaparan dapat naik ke atas rakit dan merusak tanaman kangkung yang sedang tumbuh, sering terjadi terutama di malam hari.

Tampilan rakit apung bambu dapat dilihat pada video singkat berikut.

Bagikan

Terkait

Latest