Cara Mencangkok Tanaman Kawista Batu

daunijo.com- Tanaman kawista batu banyak digunakan untuk bahan bonsai atau sekedar tanaman hias di rumah. Tanaman ini tanpa perlakuan khusus telah memiliki tampilan yang indah. Daunnya kecil-kecil dan bentuk batang yang bagus. Asal rajin-rajin saja dilakukan proses pangkas untuk disesuaikan dengan bentuk dan ketinggian tanaman. Apalagi dipadukan dengan pot bonsai yang bagus.

Pertama kali pernah menanam pohon berduri tajam ini berasal dari persemaian biji belasan tahun silam  pemberian salah salah satu pemilik kebun tanaman di sekitar ringroad utara jogja. Waktu itu beliau tengah menanam bibit kawista batu untuk bahan bonsai dan tersisa cukup banyak  benih hingga malah diberikan cuma-cuma.

Pada video ini saya perlihatkan hasil cangkokan dari salah satu tanaman kawista batu ini. Kenapa harus dicangkok, karena tanaman ini meski telah berusia belasan tahun tidak kunjung berbuah juga. Proses cangkoknya sendiri seperti tanaman lain, tidak ada yang istimewa. Hanya saja perlu kesabaran untuk menunggu tumbuhnya akar pada tanaman jenis ini.

Tidak seperti cangkok pada tanaman jeruk yang siap diturunkan dalam waktu 1,5 hingga 2 bulan saja, cangkok kawista batu ini tumbuhnya lumayan lama. Karena itu sebagian orang banyak yang bilang tanaman ini susah untuk dicangkok.

Apakah hasil cangkok kawista batu ini hidup setelah ditanam? Hidup gan, memang perlu beberapa lama untuk tumbuhnya daun baru sebagai tanda cangkokan hidup. Akan saya upload hasilnya kemudian.

Berikut videonya proses cangkok kawista  dan Hasil cangkokan yang sudah hidup serta cara tanam kawista dari tunas akar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *