Manfaat Pengkapuran dan Penggaraman pada Kolam Ikan Lele

Bagi peternak lele pemberian garam dan kapur pada kolam tentu sudah tidak asing lagi. Pemberian garam biasanya dilakukan setelah terjadi hujan lebat. Garam yang biasa diberikan adalah garam non yodium atau dikenal sebagai garam grasak. Sementara itu pengapuran biasa dilakukan saat persiapan kolam sebelum penebaran benih. Kapur yang diberikan biasa berjenis kapur tohor atau dolomit. Berikut beberapa alasan dan manfaat dilakukannya penaburan garam dapur NaCl dan kapur pada kolam lele.

Membantu menstabilkan pH air kolam
Hujan lebat seringkali memicu perubahan pH air. Hujan ini seringkali mengandung asam. Jika hujan turun cukup lebat dan berlangsung lama, maka dikhawatirkan air dalam kolam tergantikan oleh air hujan dan pH air kolam menjadi asam. Ikan lele lebih toleran terhadap suasana  basa daripada terlalu asam.Garam dapat bereaksi dengan asam sehingga dengan penaburan garam diharapkan  pH air kolam dapat terkendali  dapat terkendali ke tingkat normal. Selain dapat mengontrol pH air yang cenderung asam, garam juga dapat diaplikasikan untuk mengontrol pH air yang cenderung basa tinggi.

Membunuh  Parasit dan Mengendalikan Jamur
Parasit dan jamur tidak dapat hidup dalam lingkungan yang mengandung garam tinggi. Karena itu jika ada ikan yang terserang penyakit, seringkali dikarantina dalam bak khusus yang telah ditaburi garam. Ikan dimasukkan atau direndam dalam larutan garam ini dalam waktu tertentu, sesuai ketahanan ikan. Jika ikan terlihat mulai lemah  dan mulai sempoyongan harus segera dipindahkan ke dalam air dengan pH normal.

garam-grasak-kolam-lele

Garam jenis grasak / grosok untuk kolam lele.

Dengan alasan yang sama, kolam ikan lele kadang ditaburi garam dengan tujuan pengendalian parasit dan jamur, terutama jika terlihat beberapa ikan telah terpapar jamur. Ikan yang terkena jamuran dapat dilihat dengan jelas dengan adanya bercak warna putih di badannya.

Dalam penaburan garam baiknya tidak berlebihan, dalam takaran yang aman. Pada dasarnya ikan lele termasuk ikan air tawar bukan air laut hingga tidak memerlukan banyak kadar garam. Garam yang berlebih di kolam ditandai dengan munculnya banyak busa dipermukaan kolam. Ibu-ibu yang hendak memasak ikan, atau belut untuk mempercepat proses dan mengurangi lendir pada kulit biasa juga menaruh garam dalam jumlah banyak. Ikan atau belut ini akan lebih cepat mati.

Kapur Menetralkan Keasaman
Kapur tohor biasa diberikan pada kolam tipe tanah. Setelah panen pada kolam tanah akan banyak tertimbun sisa-sisa kotoran dan limbah kolam. Pemberian kapur dimaksudkan untuk menetralkan keasaman lahan kolam sebelum ditanam bibit ikan yang baru.

Kapur dapat mematikan parasit patogen
Penaburan kapur secara merata di tanah kolam dapat mengendalikan parasit yang dapat merugikan bibit ikan.

Jika kolam banyak mengandung bakteri atau mikroorganisme yang bersifat patogen, maka bibit ikan akan mudah mengalami kematian, ujung-ujungnya kerugian yang dialami peternak lele.

7 thoughts on “Manfaat Pengkapuran dan Penggaraman pada Kolam Ikan Lele

  1. kateman

    Terimakasih atas infonya tentang dolomit

    Reply
  2. pb.mitra sejahtera

    Salam organik.kami ingin menawarkan pupuk dolomit dan pupuk granul organik sangat cocok utk tambak dan kolam budiya ikan tawar..harga kami jamin nurah karna kami prodoksen labgsung.info bisa hub.08175750078

    Reply
    1. Angger anom

      Lokasi dimna pak??

      Reply
  3. Eki Siswandi

    Apa akibat pemberian garam beryodium pada ternak lele??

    Reply
    1. daunijo Post author

      krg tau persis mas.

      Reply
  4. Fahrul adnan

    Klo pemberian kapur berlebih apa bisa mengakibatkan ikan mati

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *