Daun Ijo

Ikuti

Solusi Kendala Hidroponik di Sekitar Rumah

Bagikan

daunijo.com- Meski menjanjikan hasil yang melimpah, menanam tanaman secara hidroponik di sekitar rumah bukanlah tanpa kendala. Hujan yang terus menerus hingga tanaman yang kekurangan sinar seringkali menjadi kendala utamanya.

Beberapa kendala yang sering dihadapi saat mulai beralih untuk bertanam hidroponik di sekitar rumah di antaranya sebagai berikut:

1. Panas yang tidak merata

Dalam sistem hidroponik banyak disarankan untuk menggunakan sistem bertingkat atau terasering untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak. Rak model A atau prisma segitiga memanjang sering dijadikan model maksimal untuk mendapatkan berlipat titik tanam. Yang jadi catatan adalah bahwa panas di sekitar bangunan rumah seringkali tidak cukup merata.

Penggunaan rak model A berdekatan dengan bangunan rumah sering kali membuahkan hasil yang tidak maksimal. Tanaman hanya tumbuh bagus di satu sisi saja itupun hanya di bagian sebelah atas. Sementara sisi yang lain dan juga bagian bawah tidak bisa tumbuh maksimal akibat sinar yang terhalang.

Di sarankan untuk menggunakan satu sisi saja untuk instalasi di sekitar rumah, atau ubah menjadi instalasi horizotal saja agar tanaman sama mendapat sinar yang sama. Rak model A memanjang cocok digunakan di lahan-lahan terbuka yang tidak terhalang bangunan di sekitarnya.

Solusi lain untuk kendala sinar matahari adalah pemilihan tempat yang tepat. Instalasi hidroponik bisa diletakkan di atap rumah untuk mendapatkan panas yang maksimal.

2. Air Hujan

Masalah berikutnya adalah air hujan. Baik instalasi tergenang atau insatalasi dengan air mengalir dapat mengalami kendala dengan adanya curah air hujan ini. Nutrisi menjadi encer dan seringkali air hujan mengandung asam. Akibatnya tanaman menjadi menguning akibat kekurangan nutrisi dan batang bisa busuk air yang menggenang terlalu tinggi.

Solusi ideal adalah dibuatkan atap pada instalasi dari bahan yang tembus cahaya. Jika belum sempat solusi sementara adalah dengan mengganti cairan nutrisi setiap kali turun hujan lebat dan dan mengurangi genangan air di tampungan instalasi.

3. Mahalnya Instalasi

Membuat instalasi lengkap dari contoh-contoh yang sudah ada seringkali perlu biaya mahal. Instalasi bisa saja dibuat sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang lebih murah seperti kayu untuk pengganti besi, bambu untuk pengganti pipa. Instalasi bisa diletakkan saja di atas pagar rumah atau pipa-pipa yang diikatkan ke tembok atau besi pagar rumah sebagai pengganti pembuatan rak.

Hidroponik dengan botol-botol bekas atau bak-bak plastik juga memerlukan biaya yang tidak terlalu besar. Netpot murah cukup dari gelas-gelas plastik bekas minuman.

4. Susah mencari Media

Untuk memulai hidroponik tidak harus dengan media rockwool yang susah dibeli di sekitar rumah. Alternatif gunakan media lain yang mudah ditemukan di sekitaran.

Arang sekam padi dan juga cacahan akar pakis dapat menjadi pilihan yang baik untuk kesulitan mencari media yang mudah dan murah.

5. Tidak tahu kepekatan nutrisi

Kendala yang dihadapi dalam larutan nutrisi adalah tidak tahu berapa besar konsentrasi larutan yang telah dibuat. Untuk ini tentu perlu alat ukur seperti TDS meter atau EC meter yang banyak dijual secara online.

Jika tidak, dengan pengalaman beberapa kali tanam bisa diperkirakan berapa campuran untuk larutan nutrisi tanaman. Prinsipnya semakin besar tanaman, kepekatan nutrisi bisa ditambah sedikit demi sedikit.

Tanaman yang tumbuh kerdil, langsing dan daun cenderung berwarna kuning mengindikasikan larutan yang terlalu encer. Larutan yang terlalu pekat biasa ditandai dengan daun yang menghitam seperti terbakar.

6. Mati listrik

Mati listrik menjadi kendala terutama yang menerapkan sistem nft pada instalasi hidroponiknya. Untuk menghindari kematian masal akibat mati listrik bisa disiapkan sumber listrik cadangan untuk menjaga aliran nutrisi tetap mengalir.

Jika tidak, bisa dipilih instalasi yang menggunakan model yang bisa menyisakan genangan air saat tidak mengalir sehingga saat listrik mati masih tersisa air yang menggenang pada instalasi hidroponik.

7. Susah cari nutrisi

Di sekitaran mungkin tidak banyak yang jual nutrisi ini di toko pertanian terdekat. Namun nutrisi untuk hidroponik banyak dijual secara online dengan harga yang cukup bervariasi. Jika belum pernah membeli barang secara online, ini saatnya untuk mencoba membeli sesuatu secara online. Tentunya harus teliti dan jeli untuk memilih toko online yang bisa dipercaya sehingga tidak tertipu.

Seperti misalnya anda ingin membeli kaos atau ingin mencetak tulisan kreasi anda sendiri pada sebuah kaos, anda bisa memesannya secara online langsung disini.

8. Instalasi hidroponik bernyamuk.

Nyamuk menjadi kendala yang sering kurang diperhatikan, baik pengguna sistem air hidroponik air mengalir maupun tergenang. Jentik nyamuk seringkali dijumpai di bak penampung nutrisi dan juga aliran air pada pipa yang agak dalam.

Secara berkala tampungan dan pipa ini perlu dibersihkan untuk menghilang potensi membesarnya nyamuk dari instalasi hidroponik di sekitar rumah.

Bagikan

Terkait

Latest