Agar Bilah Bambu Tidak Pecah Saat Dipaku Begini Caranya

daunijo.com_ Seringkali saat membuat perangkat dari bambu terjadi pecah-pecah saat dipaku. Pecah terjadi terutama saat memaku di bagian pinggir atau ujung. Bambu yang masih terlalu muda atau bambu yang masih basah seringkali menjadi penyebabnya. Selain itu pecah juga terjadi jika paku yang digunakan terlalu besar untuk ukuran bilah bambu yang dipaku.

Banyaknya jenis bambu memang memiliki kegunaan atau kekhususan sendiri. Ada jenis bambu yang cocok untuk dijadikan tali, jenis bambu untuk tiang, atau untuk bambu anyaman. Berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk meminimalkan bambu atau kayu yang pecah saat dipalu dengan paku. Bambu yang pecah saat dipaku tentunya akan mengurangi kekuatan perkakas atau alat dari bambu yang dibuat.

Buat tanda silang dengan gergaji
Buat tanda silang dengan gergaji sebelum dipaku pada bambu yang berada di sebelah atas. Tidak perlu lebar dan terlalu dalam, cukup beberapa mili saja kedalamannya. Di titik pertemuan kedua garis hasil gergaji disitulah diletakkan paku yang akan dipalu. Lakukan dengan mantap dan yakin, hati-hati dengan jempol anda agar tidak ikut tergetok palu. Dengan cara iniĀ  kemungkinan bambu pecah dapat ditekan.

cara-paku-bambu-tidak-pecah1

Buat luka pukul dengan kepala paku
Jika jumlah titik yang akan dipaku lumayan banyak, cara pertama di atas akan memakan waktu. Sebagai gantinya dapat dilakukan dengan meletakkan kepala paku secara mendatar, pegang dengan tangan kiri kemudian digetok dengan palu yang berada di tangan kanan anda. Setelah itu putar mendatar sedikit posisi kepala paku dan ketok dengan palu sekali lagi. Langkah ini akan menimbulkan titik cekungan bekas luka pukul pada permukaan bambu sedalam beberapa mili. Di titik inilah paku yang akan anda palu ditancapkan.

cara-paku-bambu-tidak-pecah2

Paku Dekat Ruas
Jika memungkinkan, bagian pinggir yang akan dipaku dipotong dengan mengikutkan ruas. Bambu yang memiliki ruas akan lebih kuat daripada bambu tanpa ada ruas saat dipaku. Buat titik pemakuan berada di sebelah dalam ruas agar bambu tidak mudah pecah.

Dibor dulu
Untuk perkakas dari bambu dengan tingkat pengerjaan yang lebih halus dan sangat dihindari dari pecah akibat paku, bisa disiasati dengan pengeboran terlebih dahulu. Gunakan bor kayu listrik dengan ukuran yang lebih kecil dari paku yang hendak digunakan agar kedua bilah tetap dapat menyatu dengan kuat dan tidak mudah kendor.

Selain cara di atas untuk menghindari bambu-bambu yang pecah saat dipaku, bambu yang baru ditebang dan masih basah mengandung banyak air perlu dilayukan dulu. Setelah beberapa hari, kandungan air dalam bambu akan berkurang dan ini akan mengurangi resiko pecah bambu saat di paku.

Pilih jenis bambu yang memiliki dinding tabung yang tebal dan telah cukup berumur. Bambu tipis selain kurang kuat juga mudah pecah saat dipaku. Gunakan juga paku dengan ukuran yang sesuai, tidak terlalu besar.

One thought on “Agar Bilah Bambu Tidak Pecah Saat Dipaku Begini Caranya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *