Daun Ijo

Ikuti

Cara Membuat Akuaponik Kangkung Rakit Apung dari Pipa Paralon

Bagikan

daunijo.com- Sistem akuaponik rakit apung memiliki beberapa model. Salah satunya model yang benar-benar seperti rakit yang terapung di permukaan air kolam. Model ini membuat rakit yang berisi tanaman kangkung akuaponik dapat bergerak kesana-kemari layaknya sebuah rakit yang mengikuti arus air atau tiupan angin.

Untuk membuat model rakit apung ini beberapa bahan akan diperlukan. Intinya adalah bahan pelampung, wadah tanam dan media tanam. Untuk membuat instalasi dapat mengapung di permukaan air akan digunakan pipa paralon (pralon). Pipa pralon yang tertutup rapat menyimpan udara hingga dapat terapung di permukaan kolam.

Sementara untuk tempat tanam akan digunakan keranjang sampah dari plastik. Keranjang dipilih dengan yang berlubang sehingga air kolam dapat keluar masuk dengan mudah. Sementara untuk media tanam dapat digunakan cacahan akar pakis.

Bahan
Selengkapnya bahan yang diperlukan untuk membuat akuaponik rakit apung ini sebagai berikut:
-Pipa pralon ukuran 3″, panjang menyesuaikan
-4 buah keni pipa ukuran 3″
-2 buah sambungan T ukuran pipa 3″
-Tempat sampah keranjang plastik, jumlah menyesuaikan.
-Kabel Ties atau tali
-Akar pakis
-Bibit kangkung

akuaponik-rakit-apung-pipa-pvc
Kangkung akuaponik rakit apung.

Cara Pembuatan
Instalasi bahan-bahan yang telah tersedia sesuai dengan gambar skema berikut ini. 3 buah potongan pralon panjang dengan ukuran yang sama. Dua pralon panjang ujungnya disambungkan masing-masing dengan keni.

Dari keni ujung keni yang masih bebas perlu potongan pralon pendek sebanyak 4 buah. Masing-masing pipa pendek ujung yang lain dimasukkan dalam sambungan T.

Pipa panjang yang ketiga dihubungkan dengan ujung-ujung T yang masih bebas di bagian tengah hingga sejajar dengan kedua pipa panjang yang lain.

Kerangka dari pipa pralon ini sekaligus berfungsi sebagai pelampung. Sambungan antar pipa dengan keni dan T harus dipastikan rapat hingga air tidak dapat masuk ke dalam pipa.

skema-rakit-apung-pipa-pralon1
Tampak atas: Akuaponik rakit apung dengan pelampung pipa pralon.

Keterangan skema:
(1) Keranjang sampah bundar
(2) Pipa pralon
(3) Keni
(4) Sambungan T
(5) Ikatan tali atau kabel ties.

Jarak antar pipa panjang perlu disesuaikan dengan panjang diameter keranjang yang digunakan. Begitu juga dengan panjangnya sesuai jumlah keranjang.

Setelah kerangka selesai dibuat, saatnya memasang wadah tanam berupa keranjang sampah yang tentunya berlubang di semua sisinya. Hendaknya dipilih keranjang dengan lubang kecil-kecil saja agar media tanam tidak jatuh ke dalam kolam. Keranjang diikat dengan kabel ties atau sungut. Jika tidak ada bisa gunakan tali yang lain asalkan cukup kuat. Selain tali antara keranjang dan pipa, juga diberikan tali antar keranjang agar instalasi lebih kuat. Tempat-tempat yang perlu diberi tali diberi garis merah pada gambar.

akuaponik-rakit-apung-kangkung-darat

Akuaponik pipa pralon siap untuk digunakan. Masukkan media akar pakis ke dalam keranjang. Instalasi rakit apung bisa dimasukkan ke dalam kolam siap digunakan untuk bertanaman secara akuaponik.

Untuk akuaponik rakit apung dengan tanaman kangkung, bibit bisa langsung ditebar saja pada media tanam. Untuk media tanam pada lapisan yang paling atas, beberapa centi dapat dipilih cacahan akar pakis yang lebih halus. Hal ini untuk mencegah bibit kangkung tenggelam ke bawah masuk ke celah media tanam. Atau gunakan kertas tisu saat menebar bibit agar biji tidak masuk ke dalam rongga media tanam terlalu dalam.

Bagikan

Terkait

Latest