Cara Menyetek Tanaman Daun Insulin

daunijo.com- Stek tanaman menjadi salah satu cara memperbanyak tanaman yang paling mudah dilakukan. Tinggal dipotong lalu tancap ke dalam tanah begitu saja prinsipnya penyetekan. Dari satu individu tanaman dapat dikembangkan menjadi banyak individu baru dengan kualitas sifat yang sama dengan induknya. Namun tidak semua tanaman bisa dilakukan penyetekan secara normal.

Salah satu tanaman yang bisa disetek adalah tanaman daun insulin. Beberapa menyebutnya daengan nama tanaman Kipahit. Rasanya memang begitu pahit. Biasanya batang yang dijadikan setek diambil dari sisa-sisa saat dilakukan pemangkasan pada pohon induknya. Berikut ini praktek setek tanaman yang dilakukan pada tanaman daun insulin. Tanaman ini dipercaya memiliki kegunaan bagi penderita penyakit diabetes atau masalah gula darah.

Prinsip Stek tanaman dan Media Tanam
Pada prinsipnya penyetekan dilakukan dengan mengambil bagian dari batang, cabang, ranting atau daun suatu tanaman kemudian ditumbuhkan di media yang baru. Tanaman daun insulin dapat disetek dengan menggunakan potongan batang atau percabangannya.

Sebelum dilakukan penyetekan, dipersiapkan terlebih dahulu media tanam. Media paling sederhana adalah menggunakan tanah di pekarangan rumah. Pada dasarnya tanah di sekitar kita termasuk tanah yang subur, sehingga tanpa bahan tambahan yang diberikan setek batang dapat tumbuh dengan baik.

tanaman-daun-insulin
Tanaman daun insulin

Di kios-kios tanaman, penyetekan biasa digunakan sekam bakar atau mentah dengan campuran sedikit tanah dan kompos. Ini untuk agar mengurangi biaya pengiriman jika bibit setek dikirim ke tempat yang jauh.

Wadah Penyetekan
Penyetekan dapat dilakukan langsung ditempat pohon hendak ditanam, bisa di pot atau langsung di tanah sehingga tidak perlu dilakukan pemindahan.

Jika menginginkan penyetekan dalam skala jumlah banyak untuk pembibitan dan memudahkan pemindahan ke media atau tempat penanaman yang lain, sebaiknya penyetekan dilakukan dengan wadah polybag.

Selain murah, ringan dan mudah didapat penyetekan dengan polybag untuk jumlah tanaman dengan kuantitas besar dapat mengurangi biaya produksi. Juga memudahkan pengiriman saat bibit diperjualbelikan.

Langkah penyetekan
Langkah pertama dipotong dulu batang  tanaman yang akan dijadikan bibit. Agar penyetekan tumbuh lebih cepat, batang yang hendak disetek bisa dipangkas dulu, dipotong bagian atasnya dan dibiarkan beberapa hari hingga tumbuh calon tunas-tunas baru di atas ketiak daun yang dipangkas.

setekan-insulin-awal

Setelah muncul tunas barulah batang yang hendak disetek dipotong.  Panjang potongan batang kurang lebih 15 cm. Setekan ditancapkan ke media campuran sekam, tanah dan kompos pupuk kandang kemudian disiram dengan air.

stek-tumbuh-daun-insulin

Setek dari batang yang muda atau yang tua sama-sama dapat tumbuh tunas dalam dua atau tiga hari kemudian. Setekan dari ujung batang yang terlalu kecil dan muda terkadang akan membusuk karena belum cukup berkayu.

Pada setekan batang muda, pertumbuhan tunas daun tidak diikuti dengan pertumbuhan akar dan pada akhirnya setek mengalami kegagalan. Batang yang sudah cukup tua, disamping tumbuh tunas juga tumbuh akar.

bibit-tanaman-daun-insulin-hasil-setek

Bibit hasil tanaman daun insulin hasil stek dari batang yang sudah tua. Siap di tanam di lahan atau media yang lebih besar. Agar membentuk tajuk yang bagus, bisa dilakukan pemangkasan pada ranting-ranting cabang. Tunas-tunas baru akan segera muncul dengan jumlah yang banyak sehingga tanaman lebih rimbun. Daun-daun yang telah dipanen dapat dikeringkan dan memiliki nilai ekonomis. Daun dapat dijual ke pasar atau dititipkan ke penjual jamu karena banyak yang membutuhkan tanaman ini.

2 thoughts on “Cara Menyetek Tanaman Daun Insulin

  1. kamarul

    saya dari malaysia….

    pigin stek insulin sekitar 50 pcs, gimana caranya???

    Reply
  2. rahul

    potong2 pokoknya yang agak2 tua bang pendek-pendek je biar jadi banyak, langsung tancap kat tanah dah tumbuh nanti bang,..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *