Daun Ijo

Ikuti

Contoh Jadwal Pemijahan dan Pembenihan pada Ikan Lele

Bagikan

Berikut ini contoh salah satu model schedule yang pernah dipraktekkan pada proses pemijahan dan pembenihan ikan lele mulai dari sebelum induk masuk kolam pemijahan hingga benih lele berusia 17 hari. Para pelaku pembenih di lapangan tentunya memiliki metode terbaik dan jadwal pengalaman tersendiri, hingga bisa jadi berbeda dengan jadwal di bawah. H-0 di sini diberikan saat induk ikan lele dimasukkan ke kolam pemijahan.

H-7
-Indukan lele dapat diberikan asupan pakan istimewa yang lain dari biasanya. Selain pakan pelet, pakan berupa ikan rucah, bekicot, keong mas, usus ayam, atau katak dapat dijadikan menu utama. Masing-masing bahan dapat direbus dulu sebelum diberikan pada induk ikan lele.
-Pembuatan atau proses pembersihan kakaban untuk tempat telur ikan.
-Pembuatan kultur infusoria untuk pakan awal larva lele.

H-2
-Kolam pemijahan dibersihkan kemudian dikeringkan tanpa air di dalamnya.

H-1
-Induk lele dipuasakan atau biasa dengan istilah pemberokan. Sebagian praktisi ada memulai proses pemberokan pada H-2, disini biasa digunakan pemberokan satu hari saja. Ikan tidak diberi pakan sama sekali seharian ini.
-Kolam pemijahan pemijahan diisi dengan air dari sumur atau sumber lain yang bersih dan layak, 30 cm -40 cm.
-Pemasangan kakaban.

H-0
-Kolam induk lele dikuras untuk memilih induk lele jantan betina terbaik. Induk yang terpilih dimasukkan ke kolam pemijahan sore hari.
-Kolam pemijahan diberi aliran air dengan debit ringan.
-Pemasangan tutup kolam pijah.

H+1
-Pengecekan telur, jika ikan telah bertelur induk keduanya dipindah ke kolam lain atau kembalikan ke kolam induk.
-Kakaban dapat dipindahkan ke kolam-kolam penetasan, atau tetap di kolam pemijahan.
-Air kolam pemijahan dikuras, diganti dengan air yang baru, ketinggian cukup beberapa centimeter  tipis saja di atas kakaban.
-Pemasangan pelindung atau tutup kolam penetasan dari panas dan hujan (paranet, plastik, terpal). Tidak lupa akses keluar masuk udara ke dalam area kolam tetap ada.
-Telur mulai proses penetasan.

H+2
-Usia 1 hari, telur-telur ikan  mulai menetas, aliran air tetap diberikan. Pembersihan awal telur dapat dimulai, air dikurangi, isi ulang.

H+3
-Usia 2 hari. Pembersihan telur-telur dalam jumlah besar agar tidak membusuk di kolam, air dikurangi, isi ulang.

H+4
-Usia 3 hari, pembersihan total sisa telur jika masih ada, air dikurangi, isi ulang. Infusoria diberikan pada larva ikan.

H+5 -> H+7
-Usia 4 hari-6 hari, pakan cacing sutra mulai diberikan. Cacing sutra dihaluskan atau dicacah terlebih dahulu. Kondisi pakan selalu ada atau selalu tersedia di dalam kolam.

lele-usia-5-hari-menetas
Benih lele dumbo usia 5 hari menetas.

H+8 -> H+11
-Usia 7-10 hari, cacing sutra dapat  diberikan utuh tanpa dicacah terlebih dahulu. Pelet halus tenggelam mulai dapat dilatihkan di akhir periode ini. Pemberian pakan secukupnya (dijatah), beberapa kali sehari (bisa 4 atau 5 kali sehari).

H+12 -> H+18
Usia 11 hari – 17 hari, pakan cacing sutra selang-seling dengan pelet halus. Di akhir periode pelet halus lebih dominan, cacing sutra mulai dihentikan. Dua hari terakhir dapat mulai dikenalkan dengan pakan terapung.

H-19
Benih dapat mulai proses grading awal jika sudah diperlukan.

Proses pergantian air setelah bibit berumur 4 hari ke atas dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan bisa 1 hari sekali, 2 hari sekali atau lebih. Banyaknya jumlah telur yang menetas, ada tidaknya kucuran air dapat menjadi pertimbangan kondisi lamanya pergantian atau pengurangan volume air. Probiotik dapat mulai diberikan melalui pencampuran pada pakan sejak mulai diberikan pelet halus, juga pada air kolam. Ketinggian air dapat dinaikkan sedikit demi sedikit mengikuti jumlah dan pertumbuhan benih lele.

Pada praktek ini tidak dilakukan proses sortir bendolan atau gelondongan benih lele yang ukurannya besar-besar. Ukuran benih yang relatif seragam dan jumlah yang cukup banyak tidak terlalu mengkhawatirkan jika benih banyak berkurang.

Setelah grading, benih dikelompokkan berdasarkan ukurannya untuk dibesarkan kembali atau dapat mulai dijual. Setelah memulai proses pemijahan dan pembibitan ini beberapa kali, anda akan memiliki pengalaman dan urutan tersendiri yang boleh jadi lebih baik hasilnya dari jadwal di atas.

Bagikan

Terkait

Latest