Cara Membuat Kolam Lele dengan Tong Drum Plastik Bekas

daunijo.com- Cara memelihara lele dalam drum. Jika lahan yang dimiliki tidak begitu luas dan ingin memelihara ikan lele maka alternatif memelihara ikan lele dalam tong atau drum bekas mungkin dapat anda coba. Drum-drum dari bahan plastik atau fiber banyak dijual bersama tong-tong air yang memiliki ukuran hampir sama. Selain tidak memakan banyak tempat, kolam-kolam kecil dari drum ini mudah dipindahkan jika tidak terpakai. Selain untuk ikan lele, model ini dapat juga digunakan untuk budidaya ikan gabus dalam drum.

Tidak Berkarat dan Tahan Lama
Pemilihan drum plastik karena lebih ringan dari drum-drum logam atau besi. Drum plastik juga tidak berkarat seperti biasa terjadi pada drum-drum atau tong dari bahan besi. Selain itu drum plastik lebih mudah dalam pemotongan dan pelubangan untuk dijadikan tempat pemeliharaan lele. Dibandingkan bahan terpal, bahan ini memiliki masa pakai yang jauh lebih lama. Hargapun cukup murah, kualitas baik kisaran sekitar dua ratusan ribu saja (2015).

Jika anda tidak ingin repot dalam pengerjaan drum menjadi kolam lele, bisa dipilih cara membeli drum lele yang sudah jadi. Di sentra-sentra penjualan drum, selain menjual drum dan tong aneka ukuran dan bahan, biasanya ada juga jasa pemotongan atau pelubangan bagian-bagian drum. Proses pengerjaannya juga cepat karena alat sudah lengkap. Tentunya dengan harga tambahan untuk jasanya.

Praktek pembuatan drum lele ini menggunakan drum bekas bahan pabrikan berukuran tinggi 90 cm dan lebar 60 cm. Akan dibuat drum lele model rebah horizontal dengan lubang pembuangan dibuat di sisi tengah dasar kolam. Untuk itu perlu dilakukan pemotongan bagian atas drum dan pelubangan bagian bawah. Drum yang direbahkan memiliki kelebihan area kontak udara yang lebih luas dibandingkan drum model berdiri juga menambah lele lebih selesa saat diberikan pakan.

Cara Memotong Bukaan Sisi atas

alat-dan-bahan-tong-drum-lele

Alat dan bahan.
Untuk proses pemotongan dapat dilakukan dengan mudah jika ada gergaji listrik atau gerinda listrik yang biasa dipakai untuk memotong atau menghaluskan besi. Jika tidak ada bisa dilakukan dengan gergaji besi biasa yang dikombinasikan dengan cutter tajam dan gergaji kayu.

Tandai dengan spidol area yang akan digergaji agar penggergajian lebih rapih. Area bukaan ini berbentuk persegi panjang. Ukuran persegi dibuat secukupnya saja jangan terlalu lebar karena akan banyak mengurangi volume dan ketinggian air yang dapat ditampung.

Gergaji lebih dulu sisi kiri dan sisi kanan persegi panjang. Tidak akan banyak kesulitan pada proses penggergajian ini karena bentuknya yang melengkung. Setelah selesai baru dilanjutkan sisi depan-belakang persegipanjang.

drum-kolam-lele-potong-atas

Proses ini akan terjadi kesulitan karena bentuknya yang nyaris datar dan titik awal penggergajian terhalang. Gunakan cutter tajam untuk memotong dua atau tiga centimeter pertama. Caranya iris lurus dinding drum berkali-kali hingga akhirnya tembus. Setelah tembus gunakan gergaji besi kecil yang dilepas dari gagangnya untuk menggergaji beberapa centimeter berikutnya. Jika ingin lebih cepat, kemudian ganti gergaji besi ini dengan gergaji kayu hingga selesai. Pemotongan sisi belakang dilakukan dengan cara yang sama. Untuk menghaluskan sisa penggergajian dapat digunakan cutter atau amplas.

Membersihkan bagian dalam tong
Sebelum dibuat lubang pembuangan, drum yang sudah terbuka bagian atasnya baik dibersihkan dulu. Bersihkan drum dari sisa-sisa bahan yang menempel agar tidak mengganggu kesehatan ikan. Gosok permukaan drum dengan air sabun dan dilanjutkan dengan gosokan dengan tanah atau pasir pada seluruh bagian dalam drum. Akhiri dengan bilasan air bersih.

Membuat Lubang Pembuangan Kotoran dan Penggantian Air
Penggantian air dan pembuangan kotoran sebenarnya dapat dilakukan dengan penyelangan dengan mengandalkan gaya grafitasi dan prinsip fluida mengalir. Namun agar ikan lele tidak banyak terganggu, dapat dibuat lubang saja di bagian bawah. Dari lubang ini kemudian dapat dihubungkan dengan kran air atau difungsikan sekaligus sebagai pengatur ketinggian air dalam tong. Pengatur ketinggian air penting jika drum diletakkan di luar ruangan, atau di pekarangan rumah saat hujan turun dengan lebat.

saluran-pembuangan-drum-lele

Beri tanda area yang akan dibuat lubang dengan menggunakan bor listrik. Mata bor yang digunakan seukuran dengan pipa yang akan dipakai. Di sini digunakan pipa ukuran 3/4. Agar lebih mudah, buat dulu luka di dinding drum dengan kepala paku, ini agar pengeboran tidak meleset ke kiri dan ke kanan.

Setelah lubang selesai pasang keni drat dan sock drat yang dipotong bagian atasnya. Agar air tidak merembes dapat ditambahkan selotif di area drat. Atau dipasang tambahan seal (ring) dari karet bekas ban dalam motor.

Karet ban digunting berbentuk lingkaran kira-kira sedikit lebih lebar dari lingkar luar keni. Lembaran karet ini kemudian dilubang tengahnya bentuk lingkaran seukuran lingkaran drat. Pasang seal ini ke dalam drat seperti anda memasang ring pada skrup, baru dikencangkan.

 

Berikutnya pipa pralon 3/4 kemudian di pasang di bagian bawah drum. Berikutnya tinggal dipilih untuk ujung akhir pipa pralon akan dipasang kran atau model pipa vertikal kontrol air Proses pembuatan selesai.

kolam-drum-tong-lele-jadi

Jika ingin diletakkan langsung di atas tanah, buat terlebih dahulu lubang untuk pipa saluran pembuangan atau pasang bantalan di bagian bawah drum agar pipa saluran yang berada di bawah drum tidak pecah. Drum untuk ikan lele siap digunakan.

7 thoughts on “Cara Membuat Kolam Lele dengan Tong Drum Plastik Bekas

  1. wahyudin

    bagaimana caranya agar air tidak rembes di saluran pembuangan.. saya dah pake karet ban dalam tapi masih rembes.. ? terima kasih

    Reply
  2. daunijo Post author

    kemungkinan gap yg ada setelah dratnya habis diputar masih agak lebar mas, karena ada jenis sock drat pipa yang seperti itu. Solusinya guntingan ban bisa dobel dua lapis hingga bisa lebih rapat mungkin mas,..

    Reply
  3. widaryanto

    untuk posisi drumnya antara yg berdiri & tidur pengaruhnya seperti apa ya pak dalam budidaya ikan lele?

    Reply
  4. tami

    Terimakasih banyak, artikelnya sangat jelas gamblang bin terang benderang dan sangat membantu. Lain kali akan saya coba membuat kolam kayak kiyek

    Reply
  5. harry

    saya mau tanya nih mas, gimana cara mebuat air pupuk kandang itu dan apa saja bahannya. dan setiap mengganti air apa harus di beri pupuk kandang lagi? terima kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *