Cara Membesarkan Bonggol Adenium agar Mirip Bonsai

daunijo.com- Cara training program akar adenium. Adenium atau biasa di sebut kamboja jepang atau mawar gurun termasuk salah satu tanaman favorit kalangan penyuka tanaman berbunga. Selain tampilan batang akar yang menggembung,  bonggol yang membesar, daun dan bunga yang menarik, ketahanan hidup di daerah panas dan tahan kekurangan air merupakan kelebihan adenium.

Mirip bonsai, begitu beberapa hobiis tanaman memuji keindahan jenis tanaman ini, sayangnya tanaman ini termasuk lambat dalam hal pertumbuhannya sehingga untuk bisa mendapatkan tampilan seperti koleksi di bawah ini diperlukan waktu berbulan-bulan. Selain itu resiko terkena busuk batang menjadi penyakit mematikan  bagi tanaman adenium ini, terutama saat musim hujan telah tiba.

Berikut ini beberapa gambar meskipun tidak lengkap tahapan proses program memperbesar akar dari bonggol adenium di atas. Foto diambil dari dua tanaman yang berbeda. Cara ini dapat digunakan untuk memperbesar bonggol dan akar adenium hingga tanaman dapat mirip tampilan bonsai. Syarat awalnya, tanaman harus berasal dari semai biji, bukan dari hasil setek atau cangkokan.

adenium-program-akar1

Hasil pembesaran akar dan bonggol adenium

Siapkan bibit adenium yang akan diperbesar bonggolnya. Jika ada pilih yang memiliki banyak percabangan agar nantinya hasil lebih menarik. Potong bonggol adenium beberapa cm di bawah percabangan pertama. Tidak terlalu tinggi, sehingga sisa potongan masih merupakan bagian dari bonggol tanaman. Pemotongan yang terlalu tinggi, akan sama halnya dengan setek biasa hingga akar dan batang tidak akan membesar secara maksimal.

potong-bonggol-adenium

Bonggol yang telah dipotong tanpa akar ini kemudian dapat diangin-anginkan dulu di teras rumah hingga getahnya mengering sebelum ditanam ulang. Jika khawatir bekas luka ditumbuhi jamur, bisa diolesi permukaannya dengan antiseptik atau fungisida. Ada praktisi yang menganjurkan pengolesan luka ini dengan obat luka b*tadin* saja yang mudah diperoleh di toko. Obat ini biasa digunakan untuk antiseptik luka baru pada manusia. Anjuran tersebut dilakukan juga pada tanaman ini.

alas-sterofoam-adenium

Satu minggu kemudian bonggol ditanam ulang dengan meletakkan sterofoam yang dipotong lingkaran di bagian bawah bonggol. Adanya sterofoam ini memungkinkan akar yang keluar lebih menyebar dan melebar. Pada penanaman ini, tanah ditimbunkan di sekeliling bonggol agak tinggi.

tanam-ulang-adenium

Tanaman yang hidup tumbuh cukup subur dan mulai rimbun daunnya. Cabang-cabang yang ada bertambah besar volumenya menandakan akar yang sudah banyak keluar. Tanaman dibongkar lagi untuk merapikan akar dan repotting. Foto di bawah diambil dari tanaman adenium lainnya yang juga diprogram akarnya. Berbeda dari contoh pemotongan di atas, saat pemotongannya dulu adenium di bawah ini dipotong sedikit lebih tinggi lagi, menyisakan sedikit saja volume bagian bonggolnya.

program-akar-1

Sebelum ditanam ulang, sebagian daun dipangkas dan akar dirapikan. Akar-akar serabut pada bagian atas dipangkas tersisa akar-akar utama saja. Tanaman tidak langsung ditanam namun kembali diangin-anginkan hingga luka potong terutama pada bagian akar mengering lukanya. Tanam lagi di pot yang lebih besar untuk mendapatkan akar-akar yang lebih membesar. Sterofoam tetap dipertahankan atau diganti ukuran baru yang lebih lebar. Posisi penanaman akar utama di atas bibir pot ditimbun dengan media. Plastik atau potongan karpet bekas ditambahkan melingkar agar media tanam tidak tumpah.

Beberapa tahapan  tidak terdokumentasi, juga berapa lama waktu yang diperlukan untuk masing-masing tahapan. Hasil berikutnya seperti gambar berikut ini, media tanam di bagian atas telah dibongkar.

Ini dulu waktu kecilnya,..

Penggantian pot berikutnya dilakukan lagi dengan ukuran pot yang lebih besar. Media tanam yang terdiri campuran sekam bakar, tanah hitam dan pupuk kandang kembali ditimbunkan sampai tinggi dengan menambahkan media disekitar akar. Agar media tidak tumpah saat perawatan dan penyiraman, ditambahkan juga bekas karpet melingkar agar media tidak tumpah, akar diposisikan di atas bibir pot. Perlakuan ini juga sama bertujuan makin memperbesar volume akar dan bonggol tanaman.

program-akar-2

Karena posisi media sebagian menimbun hingga pangkal cabang, penyiraman tanaman hendaknya secukupnya saja. Hal ini untuk menghindari terjadinya busuk pada tanaman. Masa pembesaran akar dan bonggol ini, tempatkan tanaman pada sinar matahari yang penuh.

program-akar-jadi

Penampilan adenium dengan akar yang keluar dari bonggol tampak besar dan penuh. Sela-sela lubang di antara perakaran tanaman nyaris tertutup sempurna. Jika ingin lebih maksimal lagi hasilnya, dapat diganti pot dengan ukuran yang lebih luas. Selain pot berbentuk bundar, adenium dengan penampilan mirip bonsai ini cocok diletakkan di pot berbentuk kotak agak dalam dan luas seperti pot-pot bonsai. Cabang-cabang dapat dipangkas ulang untuk mendapatkan tajuk yang lebih rimbun dengan ranting-ranting baru dan lebih banyak titik-titik bunga yang dihasilkan.

5 thoughts on “Cara Membesarkan Bonggol Adenium agar Mirip Bonsai

  1. Azwar Usman

    Bagaimana mengatasi potongan bonggol besar yang tidak tumbuh atau muncul tunas, Mau di buang Dibuang eman-eman ?trms

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *