Contoh Konstruksi Kolam Lele Terpal

Cara membuat kolam terpal dengan tumpukan genteng. Selain menggunakan kerangka dari besi, kerangka dari bambu, kerangka tanah dan batu bata atau tembok, cara pembuatan kolam terpal untuk kolam pembesaran ikan lele dapat dibuat dari genteng-genteng bekas bangunan rumah yang tidak terpakai lagi.

Sebelum kerangka dipasang, langkah pertama adalah membersihkan dan meratakan tanah area yang akan dibuat kolam. Harus dipastikan tidak ada benda-benda tajam yang dapat membuat sobek terpal bagian alas.

Apalagi di sekitar rumah biasa terdapat pecahan genteng, pecahan batu-batu atau kerikil-kerikil tajam. Juga paku-paku bekas membangun rumah  atau potongan benda logam lain harus steril dari area.

Pada contoh kolam di atas, salah satu sisi panjangnya memanfaatkan dinding rumah. Tiga sisi yang lain dibuat dari tumpukan genteng bekas sebanyak dua lapis ke atas. Rencananya akan dibuat tiga lapis genteng, akan tetapi terlihat terlalu tinggi dan dikhawatirkan mudah roboh, maka dibuat dua lapis saja.

Untuk memperkuat konstruksi, disisi luar susunan genteng ditanam patok-patok vertikal dari belahan bambu utuh, jadi diperkirakan cukup kuat untuk jangka waktu lama. Patok-patok dibenamkan ke dalam tanah agak dalam, dengan cara bambu yang dilancipkan terlebih dahulu kemudian dipukul dengan palu atau kayu. Jika tanah cukup keras, maka baik dilakukan penggalian dengan linggis kemudaian setelah bambu ditanamkan, diperkuat lagi dengan ganjalan batu atau bata agar bambu tidak kuat mencengkeram tanah.

kolam-terpal-genteng

Setelah itu ditambahkan lagi rangka bambu untuk arah mendatar. Konstruksi ini cukup kuat untuk menahan air yang akan mengisi terpal nantinya. Jika tidak ditambahkan rangka bambu, susunan genteng tidak akan kuat menahan tekanan air jika ketinggiannya naik akibat air hujan, dinding genteng akan terdorong dan akhirnya roboh.

kolam-terpal-genteng-bambu

Setelah kerangka selesai, tinggal menyelesaikan pemasangan terpal. Untuk memastikan keamanan sisi bawah terpal dari gangguan benda yang dapat membuat sobek, dapat ditambahkan karpet plastik bekas jika ada.

Akhirnya kolam terpal sederhanapun jadi, lubang pembuangan limpahan air dapat dibuat di salah satu pojok terpal, cukup dengan mode lipatan, sehingga terpal tetap utuh. Berhubung tidak dipasang pralon pembuangan air di sisi bawah kolam, maka jika ingin menguras air dari kolam dapat digunakan cara penyelangan saja.

Lubang dibuat dengan melipat terpal dan diberi pralon, ujung pralon diberi penghalang agar ikan tidak ikut keluar bersama aliran air. Bisa dibuat dari kawat ram, atau kaleng yang diberi lubang-lubang kemudian ditutupkan di pipa. Lubang pada kaleng janganlah dibuat terlampau kecil, karena mudah tersumbat oleh kotoran hingga air tidak lancar mengalirnya.

pipa-saluran-air-kolam-terpal

Lubang pembuangan air meskipun dibuat disamping dinding kolam  mutlak diperlukan ini untuk menjaga ketinggian air sampai level aman. Jika hujan turun dengan lebat, dinding yang terlalu tinggi tanpa pembuangan air akan menyebabkan kolam terpal roboh keluar.

Terakhir adalah penambahan batu bata beberapa lapis di atas lipatan kolam, agar jarak air dengan bibir kolam tidak terlalu dekat hingga ikan dapat melompat keluar.


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*