Merawat Pohon Nangka yang Berbuah Pendek

Tulisan ini bukan tentang cara agar pohon nangka berbuah pendek, hanya gambaran tentang pohon nangka yang sedang berbuah pada ketinggian puluhan centimeter saja dari atas tanah dan cara merawatnya. Pada dasarnya pohon nangka dan juga cempedak termasuk pohon yang ranting cabang buahnya sering keluar dari batang pohon utama.

Seringkali ranting tempat keluarnya buah ini hanya berjarak beberapa puluh centimeter saja dari tanah meskipun pohonnya sendiri tingginya sudah bermeter-meter. Seperti pohon nangka berikut ini.  Meskipun hanya dua ranting cabang, bakal buah yang keluar cukup banyak hampir sepuluh jumlahnya.

Kondisi ini tentu menyenangkan pemiliknya, selain terlihat eksotis dan sedap dipandang, perawatan buah-buah nangka yang pendek tentu menjadi lebih mudah. Jika buah berada cukup tinggi dan posisinya pada ranting yang kecil, biasanya akan dibiarkan begitu saja karena susah dijangkau. Akibatnya banyak buah yang busuk atau rusak akibat serangan hama.

Agar buah nangka yang masih kecil ini tumbuh dengan bagus, besar dan sehat hingga matang nantinya berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

pohon-nangka-berbuah-pendek

1. Penjarangan buah
Penjarangan buah dilakukan dengan memilih beberapa buah terbaik dan membuang sisanya. Dengan mengurangi jumlah buah pada satu cabang tentunya pertumbuhan buah yang tersisa akan lebih besar maksimal. Pengurangan jumlah buah bisa juga dilakukan saat buah sudah besar dan dapat dipetik sebagian untuk dijadikan sayur. Tentunya dari segi besarnya buah yang tersisa tidak akan sebesar saat penjarangan dilakukan saat buah masih pentil atau kecil.

2. Pasang perangkap lalat buah dan Mengendalikan Kutu
Pemasangan perangkap lalat dapat mengurangi serangan pada buah, sehingga buah tidak membusuk hingga saat panen nanti. Selain lalat serangan kutu putih pada daun yang berdekatan dengan buah perlu diwaspadai. Kutu putih ini biasanya menyerang pada daun-daun muda dan melebar menempel hingga ke ranting-ranting pangkal buah. Untuk memberantas kutu putih biasanya petani menggunakan insektisida. Disarankan penggunaan insektisida yang alami saja untuk menghindari dampak buruk pada lingkungan. Atau cukup dilap saja pakai kain basah dan kutu putih akan hilang.

3. Tambahkan kayu penopang
Jika buah yang ingin dipelihara cukup banyak ada kemungkinan ranting cabang tidak cukup kuat menahan bobot buah. Karena itu tambahkan kayu atau tiang untuk membantu ranting agar tidak patah. Akan sayang sekali jika buah yang bagus akhirnya tidak bisa dinikmati gara-gara rantingnya patah.

4. Pembrongsongan buah
Pembrongsongan juga bertujuan menghindarkan buah dari serangan hama. Pemberongsongan dapat dilakukan dengan menutup buah dengan karung bekas atau plastik. Kertas-kertas bekas kantong semen juga dapat digunakan.

buah-nangka-matang

Untuk bisa disajikan secara layak, pisahkan daging buah dari damennya agar tidak merepotkan saat dimakan. Buah nangka yang sudah matang saat dibelah dengan pisau akan mengeluarkan getah pulut yang susah dibersihkan dengan air.  Tangan dan pisau yang terkena getah atau pulut bisa dibersihkan dengan minyak tanah dan dicuci dengan sabun.

One thought on “Merawat Pohon Nangka yang Berbuah Pendek

Comments are closed.