Pakan Larva Bibit Lele dari Kuning Telur Ayam Rebus

Salah satu alternatif pakan untuk larva ikan lele yang baru berumur beberapa hari dari kolam pemijahan adalah kuning telur unggas. Sebagian pembibit ikan lele menggunakan kuning telur ayam ada pula yang menggunakan kuning telur bebek. Dari yang pernah dilakukan di kolam pemijahan daunijo, larva lele umur 5, 6 dan 7 hari telah mau memakan kuning telur yang diberikan meskipun terlihat tidak terlalu lahap sebagaimana saat diberikan cacing sutra yang dihaluskan.

Telur Rebus
Meski ada yang memberikan kuning telur mentah dengan cara diblender dulu, pemberian kuning telur yang dipraktekkan pada anakan lele ini dipilih direbus dulu hingga matang. Cara pemberiannya telur yang telah matang diambil kuning telurnya saja kemudian dihaluskan. Agar lebih halus kuning telur dicampurkan dengan sedikit air. Kuning telur yang telah lumat ini kemudian diberikan pada larva ikan di beberapa titik pada kolam anak lele.

Bagian dari kuning telur ini tampak segera menyebar dalam air dan sebagian tetap menggumpal turun ke dasar kolam. Burayak ikan lele sebagian nampak cukup merespon dengan mengerubungi dan mulai memakan kuning telur yang masih menggumpal ini, sebagian nampak cuek-cuek saja. Mungkin saja sebagiannya telah cukup mendapat butiran kuning telur halus yang terbang menyebar di dalam air.

Secukupnya
Pemberian pakan kuning telur ini hendaknya secukupnya saja. Dari yang pernah dilakukan, dengan volume separuh butir dari kuning telur yang diberikan pada ikan tidak dapat segera habis. Artinya dosis terlebih dan perlu dikurangi di periode berikutnya.

Pakan yang tersisa banyak ditengarai sebagai penyebab utama kematian larva lele. Baik itu pakan dari kuning telur, pelet halus, maupun cacing sutra. Sisa pakan ini jika tidak terbuang keluar kolam akan membusuk dan dapat meracuni benih lele yang masih lemah. Apalagi pada kolam perawatan bibit yang umumnya berair bersih dan jernih belum banyak hidup mikroorganisme atau probiotik yang dapat menguraikan sisa-sisa pakan ini.

Variasi
Beberapa tulisan menyebutkan kandungan protein pada kuning telur lebih rendah dari putihnya. Rendahnya protein ini dikabarkan menjadi salah satu penyebab tingginya persentase kematian pada bibit ikan lele. Agar pertumbuhan larva lele lebih optimal, baiknya tidak hanya diberikan kuning telur saja. Perlu variasi dari sumber pakan lain.

Cacing sutra dapat mulai dikenalkan untuk pakan larva bibit lele sebagai selingan. Untuk bibit lele umur 4, 5, 6, atau 7 hari cacing sutra utuh memang akan terlihat merepotkan anak ikan untuk makan. Ukurannya masih terlampau besar untuk mulut ikan.

Solusinya, cacing sutra dapat dicacah atau dihaluskan sebelum diberikan. Tentunya dengan jumlah yang tidak berlebihan agar dapat segera habis termakan ikan, karena cacing sutra cacah ini lebih mudah membusuk dari cacing sutra yang masih hidup.

15 thoughts on “Pakan Larva Bibit Lele dari Kuning Telur Ayam Rebus

  1. agus

    Mau tanya ni
    Ada yang jual cacing sutra ya ?
    Di daerah kami tidak ada yg jual
    Tlg info ya

    Reply
    1. Estu

      Klo ada cacing sutra. .. alamat anda..dimana ?
      Kita ada cacing sutra…

      Reply
  2. Moh.Alif fariski r

    Mas ikan lele saya habis netas umur 3 hari kok bisa mati mohon infonya

    Reply
    1. daunijo Post author

      Sama seperti sy dulu mas, malah cuman seharian saja hidupnya.
      http://daunijo.com/cara-mengawinkan-indukan-lele-dumbo-secara-alami-pada-kolam-terpal/
      Kalau kasus sy dulu sisa telurnya banyak sekali n tidak segera dibersihkan, air jadi bau dan busuk. Trs tempat sy jg terlalu kecil untuk puluhan ribu ekor.
      Mnrt sy habis menetas air perlu diganti dulu, biar bersih sebab sisa2 telur & sisa proses reproduksi ikan mengalmi pembusukan. Mgkn ikannya tidak tahan.

      Reply
    1. daunijo Post author

      kl berlebihan busuk juga mas, jd pakan secukupnya saja + ganti air bila perlu.

      Reply
  3. Kris

    Klau kuning telur tidak habis apakah sisa tersebut bisa kita berikan untuk pakan selanjutnya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *