Tips Persiapan Sambung Pucuk pada Tanaman Agar Lebih Berhasil

Salah satu model sambung pada tanaman yang mudah dilakukan dan relatif cepat diketahui hasilnya adalah sambung pucuk. Sambung pucuk dapat dilakukan pada baik tanaman buah maupun bunga. Untuk tanaman buah sambung pucuk dilakukan dengan mengambil entres atas dari tanaman yang sudah diketahui kualitas buahnya yang baik.

Sementara itu sambung pucuk pada tanaman bunga biasanya digunakan untuk menambah jumlah variasi warna daun ataupun warna bunga.
Beberapa hal yang dapat membantu proses sambung pucuk yang anda lakukan dapat berhasil dengan baik diantaranya sebagai berikut.

Kesuburan pertumbuhan batang bawah
Batang bawah yang hendak disambung hendaknya dalam kondisi sehat dan subur. Kesuburan tanaman tidak lepas dari jenis media dan volume media yang digunakan. Pastikan media batang bawah dalam kondisi masih baik.

Jika perlu beberapa minggu sebelum dilakukan penyambungan media tanam dapat diganti atau diberikan polibag yang lebih besar sehingga saat disambung tanaman dalam masa aktif tumbuh. Polibag yang terlalu kecil selain media kurang memadai juga terlalu cepat kering.

Pemupukan beberapa minggu pada batang bawah sebelum disambung dapat dilakukan untuk menambah kesuburan tanaman.

Ketepatan penyayatan
Proses sambung pada dasarnya menempelkan dua permukaan dari bagian tanaman yang berbeda. Agar sayatan rata dan halus, perlu digunakan pisau yang tajam dan ketrampilan penyayatan batang. Satu atau dua sayatan akan menghasilkan hasil sayatan yang lebih halus daripada sayatan yang dilakukan berkali-kali.

Alat yang Bersih dan Steril
Pisau, silet, atau cutter yang digunakan dalam kondisi bersih. Juga tali yang digunakan. Hindari alat yang berkarat untuk memotong dan menyayat. Untuk memastikan tingkat bersihnya, pada batang yang relatif lunak dapat digunakan silet tipis untuk sekali pakai saja. Satu batang silet dapat dipatahkan jadi dua bagian agar lebih berhemat.

Pucuk muda
Dibandingkan entres yang sudah tua, entres muda lebih cepat dalam hal penyatuan dan pertumbuhan tunas. Selain itu entres muda juga lebih “basah” permukaannya dibandingkan entres yang sudah tua.

Membawa calon tunas
Agar tanaman yang disambung lebih cepat “bereaksi”, carilah entres atas yang sudah mengandung tunas atau daun muda yang masih kuncup. Tidak perlu terlalu banyak, cukup satu atau dua kuncup kecil daun saja. Daun yang terlalu banyak tersisa pada entres atas berdasarkan pengalaman justru susah berhasil.

Untuk merangsang tumbuhnya calon daun atau tunas muda yang biasa hadir pada ketiak daun , dapat dilakukan proses perempelan daun-daun entres atas beberapa hari atau beberapa minggu sebelum entres atas dipotong.

Pada tanaman lunak seperti tomat dan terong diperlukan beberapa hari saja untuk calon tunas, sementara tanaman keras seperti mangga perlu satu atau beberapa minggu.

Untuk tanaman lunak dan cukup basah seperti tomat atau terong, kehadiran pucuk daun muda pada entres atas akan mempercepat proses “reaksi” pada sambungan.

Ketepatan Pengikatan
Proses mengikat akan membantu dua permukaan yang disambung menyatu dengan baik. Ikatan tidak harus terlalu kencang, namun cukup dapat untuk menyatukan permukaan dengan baik. Ikatan yang terlalu kencang justru dapat merusak bidang permukaan, sementara jika terlalu longgar ikatan tidak akan menempel dengan baik.

Tutup Plastik
Untuk mengurangi penguapan pada area sambungan, selain penempatan di tempat yang teduh tutup plastik perlu diberikan pada daerah sambungan.

Tidak Terburu-buru
Seringkali pucuk sambungan yang sudah berhasil tumbuh menjadi gagal atau mati lagi akibat terburu-buru memindahkannya ke tempat yang panas. Membuka tutup plastik dan ikatan sambungan juga tidak perlu terburu-buru. Sambungan yang masih baru baiknya ditraining dulu terhadap sinar matahari sebelum benar-benar full sun.

Demikian tadi beberapa hal terkait proses sambung pucuk pada tanaman yang dapat anda jadikan pertimbangan saat melakukannya pada tanaman anda. Untuk latihan bisa dimulai dari tanaman berbatang lunak dan mudah diiris seperti tomat, terong, cepokak, adenium dan alpukat bibit muda. Sambungan dari suku terung-terungan dalam waktu seminggu hingga sepuluh hari umumnya sudah dapat diperkirakan hasilnya.


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*